
Sehubungan dengan itu, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PERBANAS (Persatuan Bank-Bank Umum Nasional Swasta) pada tanggal 10 Desember 1999 melalui SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas No. 483/Dikti/Kep/1999 telah menjawab tantangan tersebut dengan membuka program Studi Magister Manajemen.
- Kematangan pengambilan keputusan
- Kalkulasi bisnis yang akurat
- Etika bisnis yang teguh
- Prinsip trust and trusted institutions
- Memupuk kepekaan dalam menbaca dan merespon perkembangan serta fluktuasi lingkungan bisnis sehingga mampu merumuskan masalah bisnis dengan tepat,
- Melakukan analisis situasi lingkungan dan mampu membuat prediksi dan proyeksi tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang dan relevan dengan perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya,
- Mengembangkan diri menjadi manusia pembelajar,
- Menjalankan bisnis secara hati-hati (prudent)
- Menjalankan bisnis secara sehat (Soundness)
- Mendisiplinkan diri dan organisasi terhadap Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditentukan.
Untuk mencapai maksud tersebut proses pembelajaran dilakukan dengan memadukan pendekatan teori (knowledge) dan pengalaman empiris (experience). Pilihan ini didasarkan pada situasi obyektif, di mana pembekalan akademik yang relatif abstrak perlu dipadukan dengan implementasi keseharian dengan maksud mempercepat proses pembelajaran.
Untuk itu maka komposisi dosen terdiri dari para praktisi, konsultan, dan spesialis pendidik. Dari para praktisi dan konsultan diharapkan terjadi transfer pengetahuan praktis namun tetap dalam koridor ilmiah, terutama di dalam mengasah sensitivitas dan naluri bisnis. Dari para spesialis dosen diharapkan mampu memperkuat teori yang menjadi dasar analisis situasi dan prediksi. Para teoritisi ini akan melakukan identifikasi dan pengukuran variabel-variabel keputusan dan sekaligus menyajikan teknik proyeksi dan prediksi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Calon Mahasiswa 